Wanita diciptakan dengan keindahan dari ujung rambut sampai ujung kaki, Mengapa harus ditutupi ???????? Kamis, Okt 22 2009 

NA

NA

Apakah pernah mendengar pendapat seperti itu? Tentu saja kita merasa aneh mendengar perkataan seperti itu. Itu adalah pendapat dari sebagian mahasiswi yang ditanya tentang pemakaian jilbab bagi kaum wanita. Alasan mengapa mereka memakai pakaian yang merangsang sahwat ialah karena mereka merasa bahwa seluruh bagian dari dirinya adalah keindahan yang diciptakan tuhan untuk dirinya. Untuk itu mengapa harus ditutup?

Mereka berpikir dengan berpakaian yang merangsang akan lebih dihargai dan dianggap lebih dari yang lain. Padahal sesungguhnya dengan menampakkan aurat didepan umum akan menunjukkan bahwa wanita tersebut bermoral rendah. (lagi…)

ETOS, Pencetak Generasi Mandiri Kamis, Okt 22 2009 

Jangan biarkan bunga layu sebelum berkembang”, kalimat tersebut yang selalu terngiang saat melihat brosur etos di asrama mahasiswa etos Surabaya. Kalimat tersebut saya lihat pada saat saya mendaftar beastudi ini ke asrama mahasiswa etos Surabaya. Jargon itu sangat tepat sekali dengan tugas mulia pengelola BeaStudi Etos yang memberikan kesempatan pada siswa lulusan SMA yang tidak mampu melanjutkan ke dunia perkuliahan padahal mereka menyimpan berjuta potensi yang siap untuk mengrebrak dan membawa negara ini kearah yang lebih baik.

Luar biasa dapat menjadi keluarga beastudi etos dimana saya merasa terbangun baik mental maupun spiritual, berkumpul dengan orang-orang berpotensi tinggi, serta lingkungan asrama yang dikondisikan sedemikian rupa sehingga rasa untuk berkompetisi menjadi lebih baik selalu terpacu. Peningkatan kualitas dan manajemen diri pasti dirasakan oleh para Etoser(penerima beastudi Etos). Suasana diskusi untuk memecahkan suatu permasalahan sangat dikembangkan di sini.

Latar belakang dari keluarga kurang mampu, ‘ndeso’, (lagi…)

Ikut Jadi Korban Anjloknya Argo Anggrek Kamis, Okt 15 2009 

Sumber: detik.com

Sumber: detik.com

Minggu, 11 Oktober menambah cerita tentang adrenalin. Bagaimana tidak, hari senin jam 7.30 pagi sudah harus di pulogadung untuk mengikuti interview di salah satu perusahaan BUMN. Sabtu sebelumnya, sehabis wisuda belum sempat beli tiket. Kata teman sih untuk kelas bisnis ‘wes entek sampek senin baru ono’. Walah, akhirnya terpaksa ambil minggu pagi yaitu Argo anggrek. Kantong siap-siap terogoh dalam sampai 300 ribuan ini.

Malam minggu benar-benar tidak tenang, perasaan sangat khawatir kalau-kalau tiketnya habis juga. Secara sabtu dan minggu kan musimnya wisuda di sby, termasuk diriku yang baru wisuda sabtu tanggal 10 Okt. Malam itu aku bangun mungkin sampai 6 kali, lihat jam masih belum juga subuh. Pada kebangunanku yang ke-7 paling, wes subuh. Alhamdulillah…

Jam 5.35 pagi aku minta tolong teman untuk diantar ke stasiun pasar turi Surabaya untuk beli tiket karena takut kehabisan. Ketika masuk loket, tanya mbaknya:”Mbak, tiket anggrek masih ada gak?” mbaknya menjawab dengan pertanyaan juga:” Untuk kapan mas?”. “Pagi ini mbak.” jawabku. “Masih mas, pesan berapa?”. “Satu aja mbak, berapa mbak harganya?”. Dalam hati berdo’a, Ojo mahal-mahal Ya Allah.. yang penting dibawah 300 ribu. Secara, uang di dompet cuma ada 400 ribu. Mbaknya kemudian menjawab, “Tiga Ratus Empat Puluh Ribu(340.000)”. Dengan pikiran dengas dengis aku membayar tanpa menunjukkan kekecewaanlah. :( walaupun sesungguhnya dalam hati ingin berkata, Cek larange rek…..!!! Akhirnya aku pinjam temanku uang tambahan 50 ribu, sehingga uang dikantong masih 110 ribu, cukuplah untuk naik angkot ketika tiba di Jakarta nanti.

Jam 8.00 yang dinanti-nantipun telah tiba, dan aku langsung masuk gerbong 7 dengan nomor kursi 8B. Tempat duduk yang nyaman dibanding kelas bisnis itu tidak kusia-siakan, lagnsung tidur karena memang badan sangat lelah. Kulihat disampingku orang agak diam, yowes lah, aku yo meneng pisan. Perjalanan sangat nyaman saat itu, suatu ketika ada petugas membangunkanku dan menawari aku makanan uenak sajak’ane. “Makan mas?” kata masnya. Aku sambut dengan pertanyaan juga: “Gratis ya mas (sambil ngantuk ngono). Hahahaha..mas nya langsung mak pencureng… Aku pura-pura tidur lagi tanpa rasa bersalah. LOL.

Sejengkal kemudian, kira-kira satu jam setelah bertolak dari stasiun Tawang – Semarang, terlihat pemandangan laut disamping kanan. Wah sayang rek, aku ndak bawa kamera, batinku. Tiba terdengar, klotak, greg-grek-grek, dak, der, dong, dan seterusnya, di ikuti kepulang asap putih tulang di kanan kiri jendela. Penumpang di depanku langsung panik dan mengambil tasnya yang dia simpan di bagasi atas. Aku sempat ngrasa mak nyerrrr dalam hati. (lagi…)

Wisuda Sabtu, Okt 10 2009 

Hari ini aku wisuda,
Wisuda Teknik Industri yang ke-99..

Nama sudah ada embel-embel ST.
Yang jelas yang ada hanya tanggung jawab.
Ini adalah bagian hidup,
dan Hidup ini adalah Amanah..

Alhamdulillah..

Hamza Namira menambah warna nasyid Selasa, Okt 6 2009 

حمزة نميرة (Hamza Namira).

Nama itu mungkin masih asing ditelinga kita karena memang dia adalah pemain baru di dunia nasyid. Album pertamanya yang berjudul Ehmal Ma3aya (Dream with me) menanggap tanggapan yang luar biasa dari penikmat nasyid di dunia. Pemuda yang berkebangsaan Mesir ini tinggal di Saudi Arabia sampai umur 12 tahun dan harus pindah ke mesir mengikuti orang tuanya.

Ehlam ma3aya yang dibuat dalam dua versi ini, menekankan pentingnya kita membuat mimpi dalam kehidupan kita. Mimpi-mimpi tentang hari esok yang akan menyambut kita. Hamza mengajak kita pendengarnya untuk menata mimpi-mimpi dan berani memulai karena setiap langkah yang kita buat itu akan mendekatkan kita pada mimpi tersebut. Setiap kita pasti pernah jatuh dan kita akan mampu untuk bangkit. Lagu ini juga menekankan bahwa hanya dengan berani bermimpi malam-malam kita akan berubah menjadi ribuan siang untuk terus berkarya mengejar mimpi kita. Tidak perduli berapa kali kita nanti gagal, kita pasti mampu untuk bangkit lagi.

Ehlam ma3aya ini digarap oleh orang-orang handal, Sameh Khairy (Lyric), Sami Yusuf (String Arrangement), Farahat (Composition) dan Hamza Namira sendiri untuk arrangement-nya.

Lagu kedua yang tidak kalah bagus adalah Ya Rab. Lagu ini sangat menyentuh karena tidak hanya liriknya yang bermakna, tapi juga iringan musiknya yang membawa suasana takut serta membuat kita merasa tidak berharga dan tidak bermakna di hadapan Allah SWT. Ya Rab menceritakan munajat seorang hamba kepada tuhannya atas dosa-dosa yang telah diperbuatnya. Dosa yang sudah menggunung dan hanya mengharap belas Allah untuk sudi memaafkan.

Yang menarik dari album ini adalah Hamza manggunakan bahasa arab dengan accent Egyptian. Jadi jangan heran  kalau ada beberapa pengucapan yang berbeda dengan bahasa arab yang kita pelajari sejak kecil. Semisal ج  akan di baca (g),   ق dibaca seperti hamzah/alif. Susunan kalimatpun juga agak beda, misal untuk membuat  fiil mudhari3 untuk aku, itu memakai ب , untuk membuat negasi kalimat menggunakan awalan م dan akhiran ش.  Saya punya beberapa lirik beserta artinya yang bisa di lihat di page download.

Dalam album ini ada 9 lagu, yaitu:

  • Morgeya
  • Ehlam Ma3aya
  • Kona We7na Soghra
  • Fata7 Shababek 3enek
  • Ya Tair
  • Wana Fe Tara2y bagry
  • El Taghreba
  • Ya Rab
  • Ehlam Ma3aya(Piano Version)

Satu hal yang perlu di ketahui bahwa dalam menulis kata-kata arab ada beberapa angka yang  digunakan. Sebagai contoh, 7 digunakan untuk menuliskan ح  (ha), 3 untuk ع, dan 2 untuk ق

Ini ada video yang bisa di lihat, semoga bermanfaat.

Tidur Memperpendek Umur Kita Senin, Okt 5 2009 

Tidur memperpendek waktu hidup kita. Bila kalimat ini disampaikan kepada masyarakat, tentunya akan banyak sekali menimbulkan pertanyaan dan penasaran bagi pembacanya. Ada yang positif mencari tahu kebenaran dari pernyataan tersebut secara ilmiah, dan ada juga yang langsung mmbantahnya keras-keras pernyataan tersebut. Karena memang kenyataan yang berkembang dimasyarakat dengan tidur kita bisa mengistirahatkan sebagian besar aktivitas tubuh kita. Itu sangat bagus untuk kesehatan.
Sampai sekarang memang belum ada satupun penelitian ilmiah yang mendukung pertanyataan bahwa tidur itu akan memperpendek umur kita. Sebaliknya, istirahat yang paling bagus itu adalah dengan tidur. Dengan tidur yang cukjup setiap hari, maka tubuh kita akan selalu fresh dan akan menjadi sehat.

Dan faktanya memang benar begitu. Dari kaca mata dunia medis atau ilmiah, memang benar bahwa dengan tidur itu badan kita akan mendapatkan kesegarannya kembali setelah mungkin seharian beraktivitas diluar. Tubuh ini perlu istirahat untuk memulihkan kondisinya karena sewaktu tidur ada beberapa reaksi dalam tubuh untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh kita. Jadi pernyataan tersebut gagal atau belum bisa membuktikan secara ilmiah bahwa tidur akan memperpendek umur kita.

Akan tetapi, kalau kita melihatnya dari definisi waktu itu sendiri akan memberikan keterangan yang lain. Menurut newton, waktu itu adalah kumpulan beberapa kejadian yang berurutan. Mudahnya bahwa ukuran panjang pendeknya waktu itu tergantung dari seberapa banyak kumpulan kejadian-kejadian yang ada dalam selang tersebut. Logikanya seperti ini, dalam suatu hari misal kita habiskan waktu kita untuk menghadiri lima rapat di lima tempat yang berbeda, dan seuvey ke sepuluh tempat yang nyaris menghabiskan waktu sehari kita untuk melakukan aktivitas itu semua. Di sisi lain, teman kita di kontrakan hanya menghabiskan hari yang sama itu dengan tidur dari jam tujuh pagi hingga jam lima sore, karena mungkin kecapean habis mudik dari desa.

Hari kita tersusun dari beberapa kejadian yang berbeda, dan misal setiap aktivitas yang berbeda itu digambarkan sebagai slide yang berbeda, maka kita akan dapatkan rentetan slide yang panjang karena memang aktivitas kita hari itu maksimal dari pagi sampai sore. Sementara itu, mungkin teman kita yang menghabiskan waktu sehari itu untuk tidur, maka dia hanya punya satu slide saja. Tergambar bahwa umur kita dalam sehari itu terlhat lebih panjang karena slide kehidupan kita lebih banyak.

Intinya umur itu tidak tergantung pada jumlah fisik berapa tahun kita hidup, tapi lebih ke seberapa banyak aktivitas yang kita lakukan untuk mengisi umur kita tersebut. Semakin banyak aktivitas yang kita lakukan, maka umur kita akan semakin panjang atau barakah. Saya menasehati diri saya sendiri terutama dan ita semua untuk lebih memanfaatkan waktu kita dengan maksimal. Mengurangi waktu-waktu tidak efektif, karena setiap waktu yang kita nikmati ini pasti ada pertanggungjawabannya nanti di akhirat di hadapan Allah SWT.

Nganggur itu gak enak Minggu, Okt 4 2009 

Mungkin begini yang dirasakan oleh semua fresh graduate, atau sepertiku kini yang kondisinya masih menunggu wisuda. Dimana teman-teman mungkin sudah mulai sibuk dengan tugas-tugas mereka, karena memang perkuliahan batu saja di mulai, diriku seolah tidak punya kesibukan dan otak terasa kosong.

Hari-hari seolah sama saja, tidak adahari yang menggambarkan deadlie suatu tugas, tidak ada quis dadakan, atau UTS yang senantiasa menghiasi hari-hari perkuliahan. Ketemu orang penting, rapat departemen atau kabinet, menyebarkan proposal, pergikerektorat untuk lobi program kerja, atau melaksanakan acara besar bagi mahasiswa yang menceburkan dirinya ke organisasi untuk mengasah kemampuan softkill-nya. Hal itu mungkin dirasa membuat pusing, tapi sadar atau tidak itulah yang menghiasi hari-hari kita diwaktu kuliah yang menjadi sarana untuk memacu diri kita untuk mengembangkan kemampuan.

Semua sekarang seolah telah musnah dalam hidupku, ya kan memang sudah selesai kuliahnya. Hari-hari yang kulalui mau dihabiskan untuk tidur sehari penuhpun, untuk pulang kerumah, atau untuk kemanapun bisa kulakukan. Hari-hari pertama dulu mungkin masih menikmati keadaan seperti ini karena memang tenaga sebelumnya dihabiskan untuk menikirkan dan menyelesaikan tugas akhir dan persyaratan yudisum. Jadi, seolah seperti istirahat sebahis memforsir tenaga ini.

Akan tetapi, kok lama-lama terasa aneh dan tidak berguna ya. Dimana tiap hari cuma pergi bangun, bersih, ke kampus nampang dan ke lab untuk ngenet mencari info-info lowongan pekerjaan. Setelah sore atau mungkin malalm pulang, kalau sudah lelah langsung tidur. Hari-hari seolah adalah de javu bari yang lain alias selalu berulang lah sebagian besar kegiatannya.
Kondisi ini semakin parah ketika aku pindah kontrakan dengan lima teman yang tiga diantaranya statusnya sama denganku. Kita sama-sama menunggu wisuda dan sedang ikut beberapa proses rekruitmen perusahaan. Godaan terbesar adalah tidur, terutama tidur sesudah subuh. Kalau dulu masih di asrama etos selalu ada kegiatan di pagi hari yang membatu menghilangkan godaan untuk tidur. Tapi sekarang sudah tidak ada lagi, semua murni terserah aku mau kubuat apa waktu yang ada ini.

Terasa sekali bahwa nganggur itu benar-benar tidak enak. Merasa sebagai orang yang tidak berharga dan menjadi beban bagi orang lain. Bersyukurlah wahai engkau teman-teman yang masih sibuk di kuliah dan organisasi masing-masing. Kalian masih punya segalanya, jangan sia-siakan itu semua karena itu adalah kesempatan yang tidak akan kalian dapatkan ketika selesai siding tugas akhir.  . Cari aktivitas sebanyak mungkinlah, jangan suka mengeluh dengan tugas-tugas yang ada. Seperti syair lagunya sang raja dangdut Rhoma Irama, ‘kalau sudah tiada baru terasa, bahwa kehadirannya begitu berharga’. Itu tidak khusus untuk wanita saja, tapi untuk kesibukan juga.

Halaman Berikutnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.