ETOS, Pencetak Generasi Mandiri Kamis, Okt 22 2009 

Jangan biarkan bunga layu sebelum berkembang”, kalimat tersebut yang selalu terngiang saat melihat brosur etos di asrama mahasiswa etos Surabaya. Kalimat tersebut saya lihat pada saat saya mendaftar beastudi ini ke asrama mahasiswa etos Surabaya. Jargon itu sangat tepat sekali dengan tugas mulia pengelola BeaStudi Etos yang memberikan kesempatan pada siswa lulusan SMA yang tidak mampu melanjutkan ke dunia perkuliahan padahal mereka menyimpan berjuta potensi yang siap untuk mengrebrak dan membawa negara ini kearah yang lebih baik.

Luar biasa dapat menjadi keluarga beastudi etos dimana saya merasa terbangun baik mental maupun spiritual, berkumpul dengan orang-orang berpotensi tinggi, serta lingkungan asrama yang dikondisikan sedemikian rupa sehingga rasa untuk berkompetisi menjadi lebih baik selalu terpacu. Peningkatan kualitas dan manajemen diri pasti dirasakan oleh para Etoser(penerima beastudi Etos). Suasana diskusi untuk memecahkan suatu permasalahan sangat dikembangkan di sini.

Latar belakang dari keluarga kurang mampu, ‘ndeso’, (lagi…)

Daftar Beasiswa Luar Negeri Senin, Okt 19 2009 

Teman-teman, berikut ini ada beberapa list beasiswa luar negeri dari beberapa negara. Teman-teman bisa melihat macam-macam beasiswa sesuai dengan negara masing-masing. Semoga bermanfaat.

ASEAN
Asea Uninet (ASEAN-European University Network)
ASEA UNINET merupakan wadah kerja sama antar universitas ASEAN dengan universitas di beberapa negara Uni Eropa (ASEAN – European University Network), yang menyediakan dana beasiswa untuk program Doktoral, Master, Post Doktoral dan Short Research Visit.

Program beasiswa yang ditawarkan adalah sebagai berikut :

  1. On Place Scholarships for Master Studies (Program Master untuk pendidikan dalam negeri/Indonesia)
  2. Postdoc Scholarships (Technology Grants)
  3. Ph.D. Scholarships (Technology and North-South-Dialogue)
  4. Research Scholarships 3-6 months (North-South-Dialogue)

Batas Umur dan persyaratan akademik Pelamar :

  1. Maksimal 27 tahun untuk Program S2, dapat berbahasa Inggris/Jerman lisan dan tulisan, dan IPK (GPA) tinggi
  2. Maksimal 32 tahun untuk Program S3, dapat berbahasa Inggris/Jerman lisan dan tulisan, dan IPK (GPA) tinggi
  3. Maksimal 35 tahun untuk Program Postdoctoral dan Research, dapat berbahasa Inggris/Jerman lisan dan tulisan


Dokumen Yang Harus Dilampirkan :

  1. Application form
  2. Curriculum vitae
  3. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai terakhir (dalam bahasa Inggris)
  4. Surat Penerimaan (letter of acceptance/admission letter) dari perguruan tinggi di  Austria atau surat keterangan sebagai mahasiswa di Program Pascasarjana perguruan tinggi di Indonesia (khusus untuk On Place Scholarships for Master Studies)
  5. Dokumen pendukung lain yang relevan

JEPANG
1. JSPS General Exchange Program
Dalam rangka Kerjasama Japan Society for the Promotion of Science – Directorate General of Higher Education (JSPS-DGHE), memberikan quota/alokasi untuk untuk pertukaran ilmuwan Indonesia – Jepang melalui General Exchange Program. Deadline aplikasi sebelum Mei setiap tahunnya.

Kualifikasi calon untuk mengikuti program tersebut adalah sebagai berikut : (lagi…)

Alhamdulillah Allah Memberiku Kesempatan dapat Beasiswa IELSP Senin, Sep 14 2009 

Setelah sholat ashar di Musholla dekat kos, saya langsung melihat handphone saya yang tertulis 1 misscall. Terlihat yang menghubungi saya adalah nomor jakarka. Waah. Perasaan bertanya-tanya semakin besar karena saya juga lagi menunggu dua jawaban dari institusi di Jakarta. Tidak buang-buang waktu saya menelpon balik nomor tersebut karena kebetulan saat itu lagi ada pulsa telpon,biasanya ngisi cuma pulsa sms. Ternyata tersambung dengan IIEF, Indonesian International Education Foundation,. Saya tidak bisa tersambung karena operatornya berkata semua officernya sedang melayani yang lain. Saya diminta menunggu besok karena kebetulan hari sudah menunjukkan jam 4 sore.

Keesokan harinya saya sudah ada agenda untuk mencari rumah kontrakan baru karena yang sekarang sudah dalam masa tenggang. Saat memulai perjalanan rupanya ada nomor jakarta lagi yang menguhubungi saya dan ternyata benar seperti yang saya perkirakan dari IIEF. Mbaknya yang memperkenalkan diri dengan nama Rathma Soma dari IIEF memberika kabar gemmbira kepada saya bahwa saya diterima sebagai peserta beasiswa IELSP yang akan berangkat januari 2009. Alhamdulillah akhirnya Allah mengabulkan doa yang selalu kupanjatkan untuk memberikan yang terbaik.Seketika itu perhatian langsung terpaku pada persiapan yang harus dilengkapi untuk mendapatkan visa amerika dengan segera. Mbak Rathma mengatakan bahwa perlu waktu yang lama untuk mendapatkan visa, sehingga secepat mungkin harus cepat mengurus mulai dari passport, KK, medical check up, MMR, dan masih banyak yang lain.

Sekarang lagi menunggu proses visa interview yang akan dilaksanakan tanggal 16 Oktober mendatang. Teringat saat pertama saya memutuskan untuyk mendaftar IELSP penuh dengan kebimbangan dan Optimis. Tapi saya kira itu lah salah satu nikmatnya kehidupan yang diberikan Allah Swt. Manusia diberikan apa yang disebut Uncertainty atau seuatu ketidakpastian dalam kehidupan mereka. Nasib dimasa depan, jodoh, dan kematian merupakan beberapa contoh yang dapat dikatagorika sebagai uncertainty. Bayangkan bila semua telah ditetapkan dan telah jelas, maka tiada kenikmatan yang akan kita rasakan. Salah satu janji Allah adalah memberikan rizki dari jalan yang tidak disangka-sangka. Begini ceritanya:

Saat membaca salah satu dari 25 mailing list yang saya ikuti, ada pengumuman beasiswa kursus singkat selama dua bulan di amerika. Program diperuntukan untuk mahasiswa yang aktif semester 5 keatas dan punya kegiatan ekstrakurikular. Saya langsung tertarik dengan tawaran beasiswa tersebut. IELSP adalah nama beasiswa tersebut. Saya cuma berfikir bahwa lumayan sekali bagi seorang yang datang dari desa bila dapat kesempatan untuk pergi ke negeri paman sam tersebut. Perasaan optimis seakan semakin nyata bahwa saya akan lulus seleksi berkas dari beasiswa ini. Tidak buang-buang waktu saya langsung mendowload form dan FAQ(frequenly questions answers). Kesan pertama langsung wahh! Kok formnya banyak sekali. Kurang lebih 10 halaman dengan terakhir harus melampirkan lembar rekomendasi dari dosen.

Saya mengajak dua teman saya dari teknik kimia untuk sama-sama mendaftar beasiswa IELSP ini. Mereka adalah teman sesama penerima BeastudiEtos Sahkundiyar(Mas Sahkun ayo ikut lagi untuk cohort 6) dan Eko Frastiawan(Hello Dek Eko, perjuangan belum berakhir untuk meningkatkan kualitas dengan sennatiasa belajar), mantan Presiden saya ketika diamanahi sebagai kepala departemen Pendidikan dan Kesejahteraan Mahasiswa (DIKESMA) di BEM FTI ITS Surabaya. Kami sama-sama berjuang keras dalam mengisi form tersebut dan tidak sungkan-sungkan melihat apa isi karangan yang harus disertakan untuk kelengkapan form. Untuk masalah toefl mungkin saya yang sudah mengikuti Toefl ITP, sedangkan dua teman saya menggunakan nilai yang diperoleh dari tes Toefl yang dihasilkan saat mengikuti tes Mahasiswa berprestasi tingkat institut 2008. Nilai toefl yang diizinkan untuk mengikuti beasiswa IELSP minimal 450 atau skor lain yang setara.

Perasaan bingung sempat hinggap di hati kami karena program ini kan untuk les bahasa inggris, trus yang dipilih itu yang sudah pandai dan fasih bahasa inggris, atau yang masih blekak-bekuk ya? Pertanyaan ini sempat saya tanyakan pada waktu tes wawancara. Dan mbak Ika pada saat itu yang mewawancarai saya mengatakan ada banyak kriteria yang akan dipertimbangkan dalam pemilihan calon peserta iELSP, bukan hanya dari sisi bahasa inggris saja, tapi kegiatan extrakurikulum seperti engalaman organisasi berperan banyak disini.

Wawancara dilaksanakan di Job Placement Centre Kampus B Unair Surabaya. Saat itu saya bersama satu orang yang sama-sama menjadi peserta Sampoerna Best Student Visit 2008. Dia adalah Yose yang dijuluki Carla karena rambutnya yang mirip dengan Carla gadis kecil yang main di Komedi Suami-Suami yang Takut Isteri. Mbak Carla masih daftar lagi kan yang cohort 6? Ayo semangat untuk menyusul diriku.

Kemudian untuk surat rekomendasi, saya berencana meminta surat tersebut pada Kajur Teknik Industri Bu Sri Gunani Partiwi dan Pak PD III FTI Bapak Wiratno Argo Asmoro, walaupun nyatanya Cuma dapat satu dari Kajur. Terima Kasih Bu Sri atas surat rekomendasinya. Surat rekomendasi ini sangat penting untuk menentukan apakah benar applicant itu akan diterima atau tidak dalam seleksi berkas. Untuk teman2 yang mau mendaftar usahakan mencari perekomendasi yang pandai dalam mempromosikan (bukan mengada-ngada) anak didiknya. Usahakan perekomendasi telah tahu banyak mengenai diri teman2 sehingga akan lebih sangar surat rekomendasinya.

Setelah tes wawancara berlalu sekitar 2 minggu, Alhamdulillah saya diterima untuk belajar di Arizona USA. Insya4JJ1 akan berangkat januari 11th 2009. Sejauh ini hanya mempersiapkan segala sesuatunya termask siap2 menerima secondary inspection saat di USA karena namaku Abdul Basyir, teroris banget tuh. Tapi semoga tidak memakan waktu yang lama dan tidak mengalami itu. Saya di amanahi sebagai koordinator untuk Arizona January Bacth. Mungkin dari alumni arizona bersedia memberikan informasinya apa yang harus dipersiapkan dan yang rawan ketinggalan, sehingga tim Arizona nanti akan berjalan dengan maksimal.

Untuk teman2 silahkan mendaftar cohort 7 karena pendaftaran dibuka paling lambat 10 Nopember 2009.

Kesempatan Studi English ke US lewat IELSP Kamis, Sep 10 2009 

Teman-teman ini saya forward informasi mengenai Beasiswa IELSP,
Semoga bermanfaat,

Untuk Form dan FAQ bisa di download di page download,

Trims

Setelah sukses dengan Batch 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 sebelumnya, kami ingin menyampaikan lagi informasi beasiswa Indonesia English Language Study Program (IELSP) untuk belajar Bahasa Inggris (English for Academic Purposes) dalam program immersion dalam kelas-kelas internasional selama 8 minggu di universitas ternama di Amerika Serikat. Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa S1 (masih aktif – belum sidang kelulusan) dari berbagai jurusan dari universitas manapun di seluruh Indonesia .

Kami mohon bantuan teman-teman alumni IELSP sekalian untuk dapat menyebarkan informasi ini kepada para adik kelas dan teman-teman karena beasiswa ini sangat memberikan pengalaman yang berharga bagi para mahasiswa kita. Informasi lengkap dapat dilihat pada info dibawah ini, dan kami sertakan pula formulir pendaftaran dalam bentuk attachment, FAQ dan Poster. Formulir ini boleh difotokopi

Terima kasih,

Indonesian International Education Foundation (IIEF)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.