Jiwa yang tenang
Jiwa yang diam
Itu tampakmu dari luar
Meskipun,..
Engkau terkurung
Engkau berontak
Engkau Merangkak
Engkau Berteriak
Terperangkap dalam permainan dunia
Sstt..
Pasti ada jalan keluar
Pasti ada akhir dari ini semua
Kulihat setitik cahaya menantimu
Bisikku
Kebenaran itu
Apakah telah siap
Engkau memakainya
Jiwa
Menjadi lapang itu tanpa batas
Menjadi keras juga butuh waktu
Assalamualaikum. Indah sekali puisinya tentang jiwa yang keliru untuk membezakan kebenaran dan kebatilan.